Ini menjadi kali pertama aku kesini. Sebelumnya hanya bisa melihat foto di instagram orang dan mendengar cerita saja. Hati seakan tergerak untuk kesana.

Tepatnya dua hari setelah menyelesaikan wisuda, bersama rombongan dari kampung langsung berencana untuk ke Gunung Salak itu.

“Gunung Salak itu banyak pohon salaknya ya?” tanya sepupu. “kita lihat saja nanti” jawabku tersenyum.

Pagi itu, Berangkat dari Kabupaten Bireuen menuju Gunung Salak.Tak ada diantara kami yang sudah kesana, tapi nekad yang kuat kami tetap melanjutkan perjalanan. Membutuhkan waktu tempuh 1 jam lebih. Modal nekad menggunakan Google map (peta) kami terus menyusuri jalan, tikungan, tanjakan kami lalui.

5 menit lagi tiba dilokasi kami sudah merasakan hawa dingin, karena sudah berada di puncak Gunung. Hawa sejuk sangat terasa merasuk ke tulang. Rasa tak sabar semakin manjadi-jadi untuk cepat tiba.

Kita bisa menikmati panorama alam yang indah dari gunung Salak ini. Karena berada di kawasan perbukitan antara Kabupaten Aceh Utara dan Kabupaten Bener Meriah, menjadikan obyek wisata baru ini menjadi pusat perhatian masyarakat. Gunung Salak yang berlokasi di Kilometer 31, Kecamatan Nisam Antara, Aceh Utara.

Tak perlu khawatir jika tidak membawa makan. Karena disana terdapat warung kecil milik warga yang menjual aneka makanan. Di sana memasang payung aneka warna di bagian atas pepohonan. Itulah yang menjadi spot foto incaran pengunjung.

No more articles
error: Content is protected !!